Tema : Save Our Earth
Pemanasan global (Global Warming) adalah proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil dan penebangan hutan secara ilegal. Berdasarkan proyeksi iklim yang dikeluarkan oleh IPCC, suhu permukaan bumi akan naik 1,1°C sampai 6,4°C pada abad ke-21 ini. Peningkatan suhu bumi akan menyebabkan naiknya permukaan laut serta berubahnya frekuensi dan curah hujan yang dapat berdampak pada meluasnya kawasan gurun di wilayah subtropis.
Salah satu penyebab dari global warming adalah menipisnya lapisan ozon yang berdampak pada tidak tersaringnya sinar ultraviolet dari matahari yang berbahaya bagi kesehatan kulit. Menipisnya lapisan ozon salah satunya disebabkan oleh penggunaan Freon dalam kehidupan sehari-hari. Freaon banyak ditemukan di berbagai alat peralatan rumah tangga, contohnya pendingin ruangan, pendingin makanan seperti AC dan kulkas. Pendingin makanan (kulkas) dikehidupan sehari-hari sangat bermanfaat, akan tetapi tanpa kepedulian dalam pengoperasian dan pemeliharaannya, kulkas yang dahulunya bermanfaat bagi kehidupan dapat mengancam keamanan dan kesehatan kita.
Tiap unit kulkas mempergunakan Freon. Freon adalah nama dagang dari bahan kimia klorofluorokarbon atau CFC, yang digunakan dalam pembuatan pendingin makanan (kulkas). Freon (CFC) merupakan penyebab global warming dan yang menjadi penyebab banyaknya perubahan di lingkungan hidup, mulai dari meningkatnya suhu muka bumi sampai mencairnya es di kutub. Selain itu Kulkas menggunakan daya listrik yang tinggi dan tidak sesuai dengan program save energi yang diusung pemerintah.
Ketersediaan pendingin makanan (kulkas) yang aman dan hemat energi merupakan faktor penting dalam rangka mengurangi efek global warming dan ikut serta membantu peran pemerintah dalam mengurangi krisis energi listrik. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat lemari pendingin (kulkas) tanpa Freon menggunakan peltier cooler yang ramah lingkungan dan hemat energi. Peltier adalah modul Thermo-Electric. Komponen ini dilapisi oleh keramik tipis yang berisikan batang Bismuth Telluride didalamnya. Ketika disupply tegangan DC sebesar 12volt-15volt dan arus 2-5 amper maka salah satu sisi akan menjadi panas, sementara sisi lainnya akan dingin. Selisih suhu diantara keduanya dapat mencapai 60oC dan berbentuk tipis, berukuran 4x4 cm dengan tebal 4mm. Sehingga dengan penerapan komponen ini bisa tercipta satu alat pendingin ruangan tanpa freon sebagai langkah kecil menjaga kelestarian bumi dan menjadi solusi terhadap permasalahan global warming yang selama ini banyak disebabkan oleh kulkas berfreon sehingga cita-cita “SAVE OUR EARTH” dapat tercapai.